Pengembangan Bulu Babi

Ironi, itulah kata yang tepat untuk menggambarkan keadaan perikanan secara umum dan perikanan bulu babi khususnya di Indonesia. Pada saat negara lain telah memanfaatkan dan meraup berbagai keuntungan dari perikanan (bulu babi), kita masih terpaku bahkan berdebat tentang apa perlunya mempelajari bulu babi dan apa manfaatnya.

Bulu babi sebagai salah satu sumberdaya dalam sektor perikanan seharusnya mendapat perhatian yang memadai karena memiliki nilai dan arti yang sangat strategis bagi pembangunan nasional, terutama dilihat dari aspek sosial, ekonomi, pangan dan aspek lain. Meskipun demikian harapan tersebut belum berjalan dengan baik karena berbagai masalah dengan beragam penyebabnya.

(Bab ini terdiri atas 24 halaman yaitu halaman 193-216, berisi sub bab Potensi, Model Pengembangan, Program Konservasi, Intisari, dan Rujukan).


 
Cover Buku Cover Buku
 

Collaborators

  • Smithsonian
  • UNIPA
  • UB
  • IBRC

Fundings:

  • USAID